Pengetahuan struktur untuk arsitek adalah sangat penting dan jelas.
Arsitek memerlukan pengetahuan struktur semata-mata untuk :
Supaya rancangan arsitekturnya lebih rasional dan lebih efisien (hubungannya dengan penggunaan bahan)
Supaya penerapan system struktur menghasilkan bangunan yang rasional dan ekonomis (berhubungan dengan RAB)
Ekspresi arsitektur mencerminkan dari struktur dan materialnya. Seperti : ekspresi bentuk yang massif, ekspresi bentuk yang ringan maupun ekspresi struktur yang lebih “ngarsitek”
Arsitekt tetapdibutuhkan untuk beraudiensi dengan struktur engineer untuk menentukan keputusan :
System struktur yang paling tepat dari berbagai alternative system yang telah dieksploitasi secaraarsitektural.
Ukuran dimensi elemen-elemen structural yang tidak merusak ekspresi arsitektural
Hal-hal pemikiran struktur lain yang diluar lingkup pemikiran arsitek.
Dari uraian diatas berarti :
Arsitek yang tidak cakap pengetahuan strukturnya akan membawa ide arsitekturnya ke struktur engineer tanpa pemikiran yang baik, tanpa feeling arsitektural sehingga akan didekte oleh struktur engineer. Sehingga akibatnya ide-ide structural akan memecahkan ide-ide arsitektur.
Akibatnya di sisi struktur engineer yang keluar dan penjelasannya akan berkisar pada :
Aspek ekonomi semata
Kemudahan perhitungan struktur
Kemudahan pelaksanaan
Hal ini akan bertentangan dengan kaidah filosofi arsitektur.
Akhirnya system structural dan pemilihan material structural secara leluasa akan mendikte penampilan bangunan.
Berarti, arsitek akan mengijinkan struktur engineer memusnahkan ide-ide arsitektur.
Arsitek yang sangat tidak menguasai pengetahuan struktura akan menghasilkan bentuk –bentuk arsitektur yang berada diawang-awang tidak berpijak bumi sehingga tidak dapat diwujudkan oleh kemampuan keuangan klien.
Dengan kata lain, arsitektur (hasil rangcangan ) hanya sebagai :
Mimpi panjang yang tidak akan terwujud.
Contoh 2 rekayasa intelektual yang jauh dari kondisi praktis sebenarnya.
SEBALIKNYA
Arsitek yang menguasai pengetahuan struktur CUKUP (sesuai lingkup arsitekturnya) akan menghasilkan perancangan yang :
Praktis
Bias dibangun (dari segi system struktur dan RABnya)
Lebih jauh, dalam beraudiensi dengan struktur engineer, arsitek dapat diskusi siembang untuk memperjuangkan ide-ide arsitekrutal dan ide-ide perubahan berdimensi :
Structural dan arsitektural
Arsitek tetapberada dalam posisi pembicaraan pengetahuan yang mantap


